Ketika pertama kali ngomong ke suami tentang keinginan belajar saham, reaksi suamiku adalah, “Jangan, Rang. Maen saham tuh tinggi banget resikonya.” Reaksi inangtuaku lebih ekstrim lagi, “Janganlah kau coba-coba. Bossku udah habis uangnya sampe 10 milyar gara-gara maen saham. Uangku juga udah habis berapa ratus di reksadana. Bohong-bohongnya itu semua. Judi itu!” Reaksi namboruku?? “He? Teman2ku banyak yg rugi besar gara-gara maen saham dan reksadana.” Ok, so intinya no respond can be considered as good news. But me is not someone without want-to-know predicate or big big curiousity. That’s why I decided to find out “Why they lost? Why other people win? Is it really risky? Is there any investment not risky? Why risky if u master and u play smart?”
Awalnya aku invest di reksadana Mandiri Investa Attraktif dengan modal yg lumayan (at least for me) dan sampe sekarang investasiku masih rugi n makin rugi malah hehe. Dah pernah untung siiih…. Jika kabar itu didengar oleh inangtua ato namboruku, pasti mereka dgn semangat mengatakan, “Apa kubilang? Bohong-bohong nya itu semua! Pasti kau rugi! Ga ada orang yg menang maen saham ato reksadana!” Mereka kayanya blom pernah dengar tentang George Soros ato Warren Buffett. Hmm….. So, ttg reksadanaku ini, should I do a ‘cut-loss’? God knows how I want to do it! Setengah mati menahan diri untuk menarik duitku n mendepositokannya aja daripada terus-terusan stress mengamati indeks saham. But me is not someone who is easily to give up. No buddy, it’s just not me. Again, me is someone with big - big curiousity, “Jika orang laen untung bereksadana, kenapa gw justru rugi yah?”
So, gw mulai nyari di internet ato nanya sana-sini tentang belajar saham. Really, if u dunt know where to start, u just feel impossible to learn! So, kuncinya: know where to start. Dengan tabah n sabar, gw searching sana-sini hanya utk mengerti dimanakah start-point untuk mulai belajar? It’s not an easy thing to do. So, I decided to register my self as a free training in BEI, known as “Sekolah Pasar Modal”. Tapi ternyata peminatnya buanyaaaaaak, so aku harus masuk waiting list sampe 6 bulan! Untungnya setelah bulan ke-3, aku dah boleh ikut, mungkin karena banyak yg membatalkan diri. Selaen itu, aku rajin baca forum2, ikut milis, n akhirnya ketemu sama seorang Independent Trader yg mau bagi-bagi ilmu gratis melalui websitenya. Awal-awal mengikuti websitenya, aku makin bingung aja hehe… Karena bahasannya ternyata bukan untuk pemula spt aku. Sumpe, istilah-istilahnya mengagumkan and luar biasa membingungkan! Akhirnya aku daftar di BinaInsan dengan harapan at least I know the basic concept behind stock trading or at least aku ngerti istilah-istilah yg mengagumkan tsb.
So, untuk menemani aku belajar, n agar aku ga putus asa saat aku ga ngerti n ga ngerti n ga ngerti terus saat belajar, aku akan nulis ttg belajarku di blog ini. Ada teori yg mengatakan, “salah satu cara belajar yg efektif adalah dengan mengajarkannya ke orang lain.” Tapi saat ini aku ga ingin mengajar (gimana mo ngajar, ngerti utk diri sendiri aja belum. hehe). I just want to re-write what I understand and what I dunt understand. That’s all.